Mesin Penindakan KPK Semakin Diperkuat Dengan Tambahan Enam Jaksa Baru

sumber: 
Tribun Timur - Tribunnews.com
Enam jaksa baru sudah dipilih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Enam jaksa yang sudah dipilih oleh KPK ini akan menggantikan dua orang jaksa yang ditarik oleh Kejaksaan Agung. 

Hal tersbut juga sudah dikonfirmasi oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri yang sudah mengatakan bahwa enam orang jaksa baru ini akan bergabung di Direktorat Penuntutan KPK.

"Ada tambahan enam orang yang sudah siap bergabung ke Direktorat Penuntutan untuk memperkuat tugas-tugas penuntutan. Ya dari Kejaksaan Agung, setelah melewati tes panjang sampai yang terakhir tes wawancara dan tes kesehatan," kata Ali Fikri di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Ali mengatakan 6 Jaksa juga diharapkan memperkuat mesin penindakan KPK, salah satunya OTT. Selain itu, KPK juga tengah memaksimalkan asset recovery dari perkara tindak pidana pencucian uang.

"Terkait dengan target perkara ke depan di awal 2020 ini, dimana KPK akan targetkan perkara case building, perkara yang kemerin kasih evaluasi," kata Ali.

Ali menyebutkan dari hasil evaluasi lembaganya ada 133 surat perintah penyidikan (sprindik) yang masih belum berjalan.


"Ini masih terus akan dipercepat, termasuk juga nanti melakukan penindakan melalui upaya OTT. Selain itu, juga terus akan mengupayakan agar ada asset recovery yang besar untuk pemasukan negara dari perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU). Jadi, ada tiga, case building yang menimbulkan kerugian negara, TPPU, dan tentu OTT," jelasnya.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Banyak Yang Mengatakan Masalah Misbakhun Adalah Kriminalisasi

Kebijakan Ladies Parking Dapat Dukungan Baik dari Fraksi PKS

Daud Joseph Mengatakan Ini Tentang Program Jak Lingko