Kebijakan Ladies Parking Dapat Dukungan Baik dari Fraksi PKS



Terkait adanya pemisahan lahar parkir antara perempuan dan laki-laki di Kota Depok membuat tudingan dari Masyarakat Cinta Depok untuk Pemerintah Kota Depok yang menyebutkan Pemerintah Kota Depok intoleran memisahkan lahan parkir.

Dengan adanya tudingan tersebut, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hafidz Nasir memberikan tanggapan akan tudingan tersbeut. Kebijakan Pemisahan lahan parkir perempuan atau ladies parking tersebut tidak hanya diberlakukan di Kota Depok saja. Bahkan di Kota lain yang ada di Indonesia menerapkan kebijakan tersebut.

"Saya kira bukan Depok saja yang menerapkan pemisahan parkir. Tapi daerah lain seperti Jakarta juga seperti itu. Ada juga kok daerah lain," ungkapnya saat dikonfirmasi AKURAT.CO, Rabu (24/7/2019).

Dengan adanya kebijakan ladies parking tersebut dijelaskan oleh Hafidz, Fraksi PKS sangat mendukung karena kebijakan tersebut dinilai mampu melindungi hak perempuan.

"Jadi kami dukung inikan bagus aturannya. Memberikan pelayanan khusus kepada perempuan kan bagus," pungkasnya.

Hafidz sendiri mempersilahkan untuk Masyarakat Cinta Depok untuk melakukan penilaian.

"Silakan menilai dan saya tidak mengatakan penilaiain itu lebai atau apa. Tapi yang perlu diketahui kebijakan tersebut tidak hanya di Depok dan bahkan Kota lain juga ada. Dan bahkan di Mall dan tempat keramaian lainnya," ungkapnya

Sebelumnya, Masyarakat Cinta Depok mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Depok. Mereka meminta klarifikasi kepada DPRD terkait kebijakan Ledies Parking yang saat ini tengah viral.

Salah satu perwakilan masyarakat Cinta Depok, Antarini Arna mengatakan akhir -akhir ini banyak degradasi dan tindakan intoleransi di Kota Depok.


"Tujuan kami datang yaitu kami ini kelompok warga cinta Depok. banyak akhir - akhir ini degradasi dan intoleransi di depok. Depok yang dulu enak, bisa ditinggal, multi kultural ternyata saat ini punya ciri kota yang intoleran dan ada yang takut masuk Kota Depok," pungkasnya saat mendatangi gedung DPRD, Jumat (19/7).





Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Banyak Yang Mengatakan Masalah Misbakhun Adalah Kriminalisasi

Daud Joseph Mengatakan Ini Tentang Program Jak Lingko